Bank Bahteramas Konawe Janji Bayarkan Dividen Milik Desa

Redaksi
Direktur operasional BPR Bank Bahteramas Kabupaten Konawe, Syahrir saat menemui sejumlah kepala desa yang berunjuk rasa terkait pembayaran dividen, Rabu (3/5/2023). (Foto: Kliksultra.id/Arman).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Pihak Bank Bahteramas Kabupaten Konawe janji bayarkan dividen milik pemerintah desa.

Hal ini diungkap Direktur Operasional Bank Bahteramas Kabupaten Konawe, Syahrir saat menemui massa aksi para kepala desa yang berunjuk rasa, Rabu (3/5/2023).

Syahrir mengatakan, seusai upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang digelar Kamis (4/5/2023) di Kantor Bupati Konawe akan diserahkan secara simbolis kepada para perwakilan desa.

“Jadi kalau sudah penyerahan secara simbolis pak desa sudah bisa datang ke kantor kami,” katanya.

Ia menjelaskan, Tahun 2011 ada penyertaan modal dari kepala desa yang berasal dari dana blockgrant.

Meskipun demikian, lanjut Syahrir, tidak semua pemerintah desa bakal menerima dividen dari Bank Bahteramas.

Penyertaan modal saat itu juga beragam mulai dari Rp2.5 juta, Rp5 juta hingga Rp7.5 juta.

“Jadi total dividen setiap desa itu tidak sama,” jelasnya.

Selain itu, Syahrir juga menandatangani surat pernyataan Bank Bahteramas bakal membayarkan dividen ini.

Puluhan kepala desa (Kades) di Kabupaten Konawe unjuk rasa di Bank Bahteramas Cabang Konawe, Rabu (3/5/2023). (Foto: kliksultra.id/Arman).

Sebelumnya diberitakan, puluhan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar unjuk rasa di BPR Bank Bahteramas Cabang Konawe, Rabu (3/5/2023).

Puluhan Kades ini mengatasnamakan diri Forum Komunikasi Dividen Desa (FK2D).

Unjuk rasa ini digelar terkait pembayaran dividen yang mandek selama 3 Tahun.

Pantauan Kliksultra.id, tampak unjuk rasa ini mendapat pengawalan ketat dari Kepolisian Resor (Polres) Konawe.

Selain itu, sempat terjadi aksi saling dorong antara para kepala desa yang memaksa masuk dalam bank dengan petugas kepolisian.

Berikut tuntutan para kepala desa dalam unjuk rasa ini dilansir dari pernyataan sikapnya:

1. Segera bagi dividen kepada pemerintah desa pemilik saham se Kabupaten Konawe.

2. Ganti direktur BPR Bahteramas Konawe.

3. Tolak pemindahan buku rekening ADD ke BPR Bahteramas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *