Sultra  

Mobil Truk Terjun ke Sungai Konaweeha Morosi

Mobil truk merek HINO dengan nomor polisi DD 8863 KV yang terjun ke sungai Konaweeha di Desa Besu, Kecamatan Morosi, Selasa (7/3/2023). (Foto: Handover).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Inilah momen-momen truk HINO bernomor polisi DD 8863 KV menabrak Sungai Konaweeha di Desa Besu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Selasa (7/3/2023).

Diketahui mobil tersebut dikemudikan oleh HE, 34, warga Desa Konawe, Kabupaten Konawe.

Kapolres Bondoala AKP Agus Darmanto mengatakan, mobil bermuatan kayu tersebut dalam perjalanan dari Konawe Utara menuju Kolako.

Di Desa Besu, Distrik Morosi, mobil penumpang gagal mengerem di pertigaan dan bertabrakan dengan truk HINO Dutro DT 9756 LE yang dikemudikan SA (48) yang tinggal di Desa Mendikonu, Kotamadya Morosi.

“Kemudian mobil tersebut menabrak kios atau rumah warga setempat hingga akhirnya menabrak sungai,” kata AKP Agus. Dia mengatakan evakuasi mobil yang menabrak Sungai Konaweeha masih menunggu peralatan.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan bertindak sebagai mediator antara korban dan HIM.

Truk Lohang bernomor polisi DD 8863 KV saat menabrak Sungai Konaweeha di Desa Besu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Selasa (7/3/2023). (Gambar:
spesial).

Sebelumnya diberitakan, kronologi kecelakaan tersebut bermula sekitar pukul 14.00 WIB:
00 WITA saat mobil memuat kayu dan melaju dari Konawe Utara menuju Kolako. Dimana mobil tersebut dikemudikan oleh HE (34) warga Desa Konawe, Kabupaten Konawe.

Di kota Besu, sebuah mobil penumpang yang dikendarai HE, tiba di perempatan tiga, bertabrakan dengan dump truck Hino Dutro bernomor polisi DT 9756 LE.

Sebuah truk tipper Hino Dutro teridentifikasi dari arah (utara-selatan) perusahaan yang dikendarai SA (48) yang berdomisili di Desa Mendikonu, Kecamatan Morosi.

Usai menabrak dump truck Hino, mobil yang dikemudikan HE terus menabrak rumah dan perkebunan warga RA (38) hingga menabrak Sungai Konaweeha.

SA diperkirakan mengalami kerugian sekitar R70 juta, sedangkan pemilik rumah dan kios diperkirakan menderita kerugian sekitar R30 juta. (*)

Sumber: https://kliknesia.id