Forkopimda Konawe Gelar Rapat Koordinasi, Ini 3 Isu Penting yang Dibahas

Rapat kordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Konawe di Hotel Nugraha, Rabu (5/7/2023). (Foto: Kliksultra.id/Arman).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Kabupaten Konawe gelar rapat koordinasi di Hotel Nugraha, Rabu (5/7/2023).

Rapat koordinasi yang dihadiri seluruh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Kepala Sekretariat PPK se Kabupaten Konawe itu membahas tiga isu penting di Konawe.

Pertama, terkait sinergitas dalam penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah Tahun 2024.

Kedua, mengenai pemalangan akses proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Ameroro.

Ketiga, kematian babi hutan yang dinilai tidak wajar yang terjadi di Kecamatan Routa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr Ferdinand Sapan menuturkan, pihaknya siap memfasilitasi penyelenggara pemilu di Konawe untuk mensukseskan Pemilu dan Pilkada 2024.

Khususnya dalam hal penyediaan KTP Elektronik bagi ribuan pemilih pemilih potensial non KTP elektronik.

“Jika ada hal-hal yang sifatnya prinsip terkait dengan hal-hal masyarakat khususnya dalam hak memilih segera dikoordinasikan sehingga penting untuk kita teruskan,” kata Ferdinand.

Ferdinand juga menegaskan, fasilitas pemerintah di Kecamatan dapat digunakan oleh PPK dalam melaksanakan kinerja.

Ditempat yang sama, Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe, Dr Musafir Menca memberikan memberikan informasi mengenai pemilu dari sisi keamanan dan ketertiban, hukum serta pidana.

Keduanya juga mengajak untuk menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan konflik fisik meskipun Pemilu merupakan arena legal conflict.

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr Ferdinand Sapan dan Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Dr Ardin. (Foto: Kliksultra.id/Arman).

Hal senada juga disampaikan Ketua Pengadilan Negeri Unaaha, Dian Kurniawati dan Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Dr Ardin.

Ferdinand juga mendorong penyelesaian persoalan pemalangan di Bendungan Ameroro dan tindak lanjut mengenai kematian tidak wajar babi hutan di Routa.

Turut hadir dalam rapat koordinasi ini, Komisioner KPU Konawe, Ijang Asbar, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Konawe.

Pabung Kodim 1417 Kendari wilayah Kabupaten Konawe, Letkol Letkol Infantri Azwar Dinata.

Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Konawe, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari serta Kepala Desa Tamesandi, Mido. (**)