Utama  

Kapolres Didampingi Sekda Konawe Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Anoa 2023, Digelar Selama 14 Hari

Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr Ferdinand saat mengecek pasukan, Senin (17/4/2023). (Foto: Istimewa).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr Ferdinand memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Anoa Tahun 2023 di lapangan apel Mapolres Konawe, Senin (17/4/2023).

Hadir dalam kegiatan ini Pabung 1417 Kendari, Letkol Inf Azwar Dinata, Kemenag Kabupaten Konawe, Kepala Dinas Perhubungan Konawe, Nuriadin, Kalaksa BPBD Konawe, Herianto, Kasatpol PP Konawe, Nasruddin.

Jasaraharja, Senkom dan sejumlah Personel Polres Konawe serta Kapolsek Jajaran Polres Konawe.

Sementara itu, peserta apel gelar pasukan terdiri dari satu pleton barisan TNI, satu pleton barisan gabungan Staf Polres Konawe.

Satu pleton barisan Sat Lantas Polres Konawe,satu pleton Gabungan Res Intel Polres Konawe.

Satu pleton barisan Satpol PP Konawe, satu pleton barisan Dishub Konawe, satu pleton barisan BPBD Konawe, dan satu pleton barisan Senkom Konawe.

Kapolres Konawe, AKBP Ahmad Setiadi dalam sambutannya menyampaikan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk
pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan
operasi Ketupat 2023.

Kegiatan ini juga, kata dia, merupakan wujud nyata sinergitas polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

Oleh sebab itu, lanjut Kapolres Konawe ini, Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal melalui operasi terpusat dengan sandi ‘Ketupat 2023’ selama 14 hari sejak 18 April – 1 Mei 2023.

“Demi kelancaran arus mudik dan balik maka lakukan pembatasan operasional angkutan barang, terdapat klasifikasi angkutan yang masih diizinkan beroperasi, seperti kendaraan pengangkut BBM, hantaran uang, hewan ternak dan pupuk,” katanya.

Demi kelancaran arus mudik, AKBP Ahmad Setiadi menekankan kepada anggota untuk memastikan kendaraan-kendaraan dengan dilengkapi surat muatan yang ditempelkan pada kaca kendaraan sebelah kiri, sehingga mempermudah proses pemeriksaan.

“Apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang masih beroperasi di luar ketentuan, maka segera lakukan penindakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga tersebut, perwira polisi dengan dua bunga di pundak ini menekankan terkait laka lantas di wilayah hukum Polres Konawe untuk di mengoptimalkan langkah preventif dengan menempatkan personel dan melengkapi rambu pada titik-titik rawan kecelakaan.

Disamping itu, personil terus mengingatkan masyarakat untuk memastikan kelayakan kendaraan sebelum digunakan, lakukan penguatan edukasi tertib berlalu lintas.

Pengemudi diimbau untuk memastikan kondisi kesehatan dan segera beristirahat apabila mengalami kelelahan.

“Apabila terjadi laka lantas, segera lakukan penanganan secara cepat untuk menolong korban, serta upayakan jangan sampai berimplikasi terhadap kemacetan yang parah. Tentunya berbagai pengaturan pada operasi Ketupat 2023 harus didukung oleh penguatan komunikasi publik,” bebernya.

“Disamping menjamin kamseltibcar lantas, kita juga harus menjaga situasi kamtibmas melalui berbagai kegiatan seperti patroli pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi tindak pidana. khusus bagi rumah yang ditinggal mudik, imbau masyarakat agar melapor ke ketua RT/RW maupun Bhabinkamtibmas,” sambungnya.

Selain itu, hadirkan pula personel
berseragam di tempat ibadah terutama pada pelaksanaan salat Idul Fitri dengan melibatkan personel TNI-Polri, ormas serta mitra kamtibmas lainnya.

“Terkait aktivitas masyarakat di lokasi wisata, lakukan patroli jalan kaki, rekayasa lantas jalur keluar masuk tempat wisata, mendorong pembelian tiket secara online, pengaturan parkir, dan siagakan tim tanggap bencana,” pungkasnya.

Disamping kerawanan yang timbul akibat peningkatan mobilitas masyarakat, stabilitas harga dan ketersediaan sistem pemantauan bahan pokok dan bahan penting (Bapokting) harus tetap terjaga.

Kemudian tingkatkan koordinasi antara satgas pangan dengan stakeholder terkait, sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga bapokting selama perayaan hari raya Idul Fitri 1444 hijriah. (*)