Kepala Dinas dan Camat di Konawe Ikuti Fashion Show HKG Ke 51 Tahun PKK

Fashion show yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Konawe dalam rangka hari kesatuan gerak (HKG) PKK ke 51 Tahun, Selasa (21/3/2023).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Beberapa tokoh dinas dan camat Kabupaten Konawe menghadiri penggalangan fashion show yang dipandu oleh Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) pada Selasa (21/3/2023) di Gedung Wekoila Kabupaten Konawe.

Peragaan busana ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-51 Gerakan Persatuan PKK (HKG).

Kepala Dinas dan Camat beserta pasangannya mengenakan pakaian adat tenun khas suku Tolaki.

Peragaan busana tersebut juga dihadiri oleh 32 kepala dinas Kabupaten Konawe beserta istri-istrinya, serta para camat dan istri para camat Kabupaten Konawe.

Direktur Panitia Fashion Show Syahadat Isra Miradj Ferdinand mengatakan, PKK Konawe menyelenggarakan beberapa kegiatan terkait HKG PKK ke-51. Menurutnya, antara lain khitanan massal, pembagian sembako, kuis.

Pameran UP2K PKK di halaman rumah Wekoila, peragaan busana dan peringatan HKG PKK ke-51.

Juga istri Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe ini mengatakan, langkah yang diambil bertujuan untuk memperkuat sepuluh program utama PKK.

“Berdasarkan prioritas program dan pelaksanaan berbagai PKK sebagai mitra pemerintah daerah,” ujarnya.

Fashion show yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Konawe dalam rangka hari kesatuan gerak (HKG) PKK ke 51 Tahun, Selasa (21/3/2023).

Ditempat yang sama, Ketua PKK Kabupaten Konawe, Titin Nurbaya Saranani mengatakan, PKK berkewajiban secara konsisten melindungi dan mendukung kebijakan dan program pemerintah.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara ini juga menjelaskan, lomba peragaan busana ini berkaitan dengan tema HKG PKK ke 51 Tahun.

Dengan mengangkat tema yakni ‘Bergerak Bersama menuju Keluarga Sejahtera dan Tangguh Wujudkan Indonesia Tumbuh’

“Tema HKG PKK ke 51 saya simbolkan dalam kegiatan peragaan busana yang diikuti sepasang suami istri kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Konawe dan camat se kabupaten Konawe,” jelasnya.

Istri Bupati Konawe ini menyebut, jika kepala OPD Konawe atau Camat bersama istrinya tidak kompak maka keluarga tidak rukun.

Sehingga, lanjut Titin, keluarga tidak akan menciptakan keluarga yang sejahtera.

“Jadi, suami Istri itu harus kompak untuk menciptakan keluarga sejahtera dan tangguh,” pungkasnya. (*)