Khawatir Trauma Membekas, Orang Tua Korban Dugaan Kekerasan Anak SD di Konawe Pilih Pindah Sekolah

Redaksi
Korban DA saat menyambangi BLUD Rumah Sakit Konawe bersama orang tuanya untuk melakukan visum et repertum, Rabu (20/9/2023). (Foto: Istimewa).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Siswa Sekolah Dasar Negeri atau SDN Poasaa yang diduga menjadi korban kekerasan dilingkungan sekolah oleh salah satu orang tua siswa memilih pindah bersekolah di SD lain.

Hal ini diungkapkan oleh orang tua Korban Andriansyah Siregar kepada awak media, Senin, (25/9/2023).

Andriansyah mengaku, dirinya mengajukan permohonan pindah sekolah karena khawatir trauma psikologis anaknya berbekas atas kejadian ini.

“Hasil diskusi kami berdua (suami-istri) biar pindah sekolah saja, soalnya kami lihat anak itu agak takut-takut kalau mau ke sekolah selalu beralasan ini itu biar tidak ke sekolah. Jadi kami ambil kesimpulan kami pindahkan saja ke sekolah lain semoga bisa mengobati rasa trauma dan takut pada anak saya,” katanya.

“Hari ini kami sudah terima surah pindah nya dari sekolah yang lama ke sekolah yang baru, masih sementara berproses mohon doa nya yang terbaik untuk anak kami,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pihak sekolah pun menyayangkan mengapa insiden dugaan penganiayaan ini bisa sampai terjadi.

Andriansyah berharap, jika nantinya terlapor terbukti telah menganiaya anaknya, agar mendapat hukuman yang setimpal.

Ia mengungkapkan, terlapor juga merupakan seorang ASN.

“Kita tunggu proses hasil laporan kami, nanti kami kabarkan lagi jika ada perkembangan informasi dari pihak kepolisian,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *