KPU Konawe Bantah Isu Dugaan Pungli Perekrutan PPS, Sebut Hanya Komentar Orang yang Tidak Puas

Redaksi
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe, Muhammad Aswar. (Foto: Kliknesia).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe dituding melakukan pungutan liar atau pungutan liar saat perekrutan Komisi Pemilihan Umum (PPS).
Dua pemilik akun mengomentari akun Facebook media sosial KPU Konawe.
Ironisnya, komentar miring di kolom komentar KPU Konawe di media sosial belakangan ini juga dijadikan bahan penulisan berita oleh beberapa media.
Presiden KPU Konawe Muhammad Aswar baru-baru ini memberikan jawaban miring atas pertanyaan soal rekruitmen PPS.
Ia menyebut tidak ada pemerasan dan itu hanya komentar dari masyarakat yang tidak senang dengan hasil proses seleksi PPS. “Wajar jika ada yang tidak senang dengan hasil seleksi kita belakangan ini. Selama proses seleksi, kita menyaring 2.088 orang, yang terpilih menjadi PPS sebanyak 1.044 orang,” kata Aswar.
Ia menambahkan, pihaknya juga menggelar jumpa pers di depan sejumlah media usai menghadapi pengunjuk rasa.
Menekankan hal yang sama, ia memaparkan hasil Computer Based Test (CAT) peserta PPS.
“Sesuai amandemen PKPU 8 dan SE nomor 476 nomor 534 tentang pembentukan lembaga kinerja ad hoc pada tahun 2022, penilaian yang dilakukan dalam definisi PPS terpilih didasarkan pada nilai hasil wawancara. ” jelasnya “Jadi keputusan penghentian PPS hanya hasil dari proses wawancara,” imbuhnya.
Aswar mengatakan, wajar saja dalam proses demokrasi mengeluarkan komentar partisan yang mendiskreditkan lembaga yang dipimpinnya.
“Tidak boleh dikatakan bahwa ini adalah sesuatu yang kami masih beroperasi dengan asas praduga tidak bersalah karena hanya pengadilan yang dapat memutuskan apakah itu benar atau tidak,” katanya.
Dia menjelaskan, jika ada pihak yang menentang hasil pemilu PPS, bisa menyurati partainya.
Selain itu, menurut dia, tidak adil jika ribuan orang tewas dan hanya dua orang yang berkomentar negatif yang dijadikan acuan dalam penilaian KPU. “Untuk itu, kami sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya dari KPU Konawe,” katanya. (*)

Artikel ini sebelumnya telah tayang di website kliknesia.id dengan judul ‘KPU Konawe Bantah Isu Dugaan Pungli Perekrutan PPS, Sebut Hanya Komentar Orang yang Tidak Puas’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *