Opini  

OPINI: Partisipasi Politik 2024 Generasi Milenal di Kabupaten Kolaka

Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa Tolaki Kolaka, Bhakti Eki Permadi.

Oleh: Bhakti Eki Permadi (Ketua Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Mahasiswa Tolaki Kolaka)

KLIKNESIA.ID – Survei BPS mencatat jumlah usia muda produktif (15-64 tahun) pada 2020 mencapai 191,08 juta jiwa atau sekitar 70,72% dari jumlah total penduduk Indonesia sebanyak 270,20 juta jiwa.

Ini lebih tinggi dari angka Pemilu 2019, di mana setengah dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terdiri dari pemilih muda (usia 17-40 tahun).

Maka dari itu generasi muda menjadi ujung tombak menentukan masa depan Indonesia di masa yang akan datang. Lebih-lebih dalam Pemilu 2024

Banyak pihak yang memprediksi, pada pemilu 2024 angka pemilih anak muda bisa mencapai 60 persen. “Generasi milenial memiliki potensi yang tinggi tentunya generasi muda hari ini tidak lagi menjadi subjek politik melainkan objek politik itu sendiri , seperti hal nya dengan kabupaten Kolaka banyak bermunculan tokoh-tokoh muda yang ikut berpartisipasi dalam momentum politik 2024, tentunya ini manjadi harapan bagi kita semua bahwa ada perwakilan anak yang mampu menyerap suara dan aspirasi anak-anak muda di kabupaten Kolaka.

Saya mengutip data dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), ada peningkatan suara anak muda di pemilu 2014 ke 2019.

Kondisi ini menggambarkan di Tahun 2024 akan meningkatnya partisipasi Politik termasuk Kabupaten Kolaka dengan hadirnya beberapa tokoh- tokoh Muda yg ikut berpartisipasi

Itu sebabnya, saya melihat perlu adanya edukasi politik bagi generasi milenia di kabupaten Kolaka, bukan tanpa alasan, saya menilai dan memperhatikan bahwa suara mereka memiliki persentase yang cukup tinggi menentukan perwakilan di legislatif dan eksekutif, baik pusat maupun di daerah

Maka dari itu perlu ada program yang perlu dilaksanakan dari penyelenggara, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan juga partai politik itu sendiri seperti, pendidikan pemilu serta edukasi tentang politik .

Dan kita semua sangat berharap, dengan pendidikan serta edukasi politik yang dilakukan kedepannya dapat memberi kan wawasan anak-anak muda di Kabupaten Kolaka, tentang politik lokal maupun Indonesia secara umum menjadi lebih terbuka. Sehingga mereka memiliki gairah yang cukup besar untuk turut serta berpartisipasi dalam politik 2024.

Bisa menjadikan generasi milenial terinovasi untuk ikut serta berpartisipasi dalam momentum politik 2024 serta teredukasi, o… ternyata politik itu tidak hanya membahas tentang kursi jabatan, apalagi stigma yang terbangun di generasi milenia bahwa politik itu kotor, maka dari itu perlu juga ada nya edukasi tentang politik bahwa bukan politik ya yang kotor melainkan individu yang menjalankan politik yang tidak sesuai. Maka dari itu saya mengajak untuk semua generasi Milenial di Kabupaten Kolaka untuk berpartisipasi dan menyalurkan hak suara nya di momentum politik 2024.