Sultra  

Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana Konawe Resmi Dikukuhkan

Pengukuhan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Konawe, Rabu (20/9/2023). (Foto: Istimewa).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana atau FPRB Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dikukuhkan, Rabu (20/9/2023).

Diketahui, pengurus FPRB Konawe periode 2023-2026 diketuai oleh Sarman, Wakil Ketua I Refaldi Ferdinand, Wakil Ketua II Araf Maala, Sekretaris dijabat Muhammad Additya dan Bendahara Alfrida Yaurika.

Pelantikan pengurus FPRB itu dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Konawe Marjuni Ma’mir dan dihadiri Kepala BPBD Herianto Pagala, BNPB, Lurah, Camat serta pengurus FPRB Konawe.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPBD Konawe Herianto Pagala menyampaikan, rangkaian upaya dilakukan secara sistematis untuk menganalisis resiko-resiko dampak bencana terhadap kehidupan dan penghidupan manusia.

“FPRB ini menjadi partner BNPB dan BPBD dalam pengurangan resiko bencana di daerah,” ungkapnya.

Ia menyebut, penanganan bencana merupakan urusan bersama termasuk unsur dalam pentaheliks dan tidak bisa diserahkan kepada pihak pemerintah saja termasuk untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Olehnya itu, dengan kehadiran FPRB dapat memegang peranan penting sebagai wadah pegiat pengurangan resiko bencana yang mengakomodasi unsur-unsur pentaheliks agar terlibat dalam penanganan bencana.

“Sekiranya kehadiran FPRB ini kedepannya menjadi mitra BPBD dengan visi pembangunan daerah berbasis pengurangan resiko,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Asisten I Setda Konawe, Marjuni Ma’mir berharap kepada para pengurus FPRB yang baru saja dilantik agar dapat menjalankan tugas yang diberikan dengan baik dan bertanggung jawab

“Setiap waktu harus selalu siap dan aktif dalam segala hal terutama dalam penanggulangan bencana,” imbuhnya.

Menurutnya, kehadiran FPRB dapat membantu partisipasi masyarakat dalam pengurangan resiko bencana didaerahnya.

“Pemerintah juga akan mendukung sarana dan prasarana dalam kegiatan FPRB nantinya,” tandasnya.

Ketua FPRB Konawe, Sarman mengatakan, forum ini sebenarnya sudah terbentuk di daerah lain dan provinsi.

Namun, untuk kabupaten Konawe sendiri baru kali ini dikukuhkan.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, langkah awal program akan membentuk pengurus-pengurus di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan yang mana nanti akan mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Atau masyarakat untuk bersedia dalam mengahadapi atau mengurangi atau korban bencana.

“Sesuai dengan hakikat terbentuknya forum pengurangan resiko bencana ini. Karena kita lihat di kabupaten Konawe sendiri jika kita lihat jejak sejarah bencananya kan banyak mulai dari banjir, tanah longsor gempa ini harus kita persiapkan masyarakat-masyarakat sudah siap dalam mengahadapi bencana itu,” kata Sarman.

Sarman menambahkan, hal tersebut dapat meminimalisir angka korban baik jiwa dan harta benda yang disebabkan bencana alam.

“Kedepannya juga kita akan bersinergi dengan pemerintah daerah sebagai mitra. Didalam forum penanggulangan resiko bencana itu kan konsepnya ada unsur pemerintah, akademisi,media, pengusaha, organisasi masyarakat, ” lanjutnya.

“Ini nanti kita akan bersama sama pengurus bersinergi meramu dan merumuskan program pembangunan yang nantinya kita usulkan ke pemerintah daerah, outputnya bisa meminimalisir resiko bencana,” tutupnya. (*)