PMII Unilaki Soroti Sejumlah Pejabat yang Bikin Video Parodi: Lebih Baik Ekspos Kinerja dan Prestasi

Redaksi
Ketua Pengurus Komisariat PMII Universitas Lakidende (Unilaki), Muhammad Syahri Ramadhan. (Foto: Istimewa).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Lakidende (Unilaki) menyoroti sejumlah pejabat bikin video parodi, Selasa (12/9/2023).

Di mana, sejumlah pejabat di Sulawesi Tenggara (Sultra) membuat video parodi adegan potong bicara.

Video tersebut diduga merupakan parodi seorang kepala dinas Sultra yang belakangan jadi perbincangan.

Ketua Pengurus Komisariat PMII Unilaki, Syahri Ramadhan menuturkan, sejumlah pejabat memilih untuk aktif membuat dan membagikan video parodi di media sosial.

Ketimbang mengekspos kinerja dan prestasi yang mereka capai selama menjabat.

Ia menambahkan, sebagai generasi muda yang kritis dan berkomitmen pada peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik.

PMII Unilaki menilai bahwa seharusnya pejabat publik fokus pada tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

Bukan sibuk mencari popularitas di media sosial melalui tindakan-tindakan yang tidak mencerminkan profesionalitas.

“Menjadi hak setiap individu untuk berekspresi, termasuk pejabat publik. Namun, harus diingat bahwa ada etika dan tata cara dalam berekspresi, terlebih jika berstatus sebagai pejabat yang seharusnya memberikan contoh positif kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengungkapkan, PMII Unilaki mendesak para pejabat publik untuk memprioritaskan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, para pejabat tidak perlu mencari sensasi dan popularitas dengan cara yang tidak pantas.

Era digital saat ini, kata dia, seharusnya dimanfaatkan untuk transparansi, edukasi, dan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai aspek pembangunan.

“Selain itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus mengawasi dan mengkritisi tindakan-tindakan pejabat yang tidak sesuai dengan koridor integritas dan profesionalitas,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *