Soal Pembayaran Bonus Atlet, Sekda Ferdinand Sebut Ada Miskomunikasi Pengurus KONI dan Atlet

Redaksi
Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr Ferdinand dan salah satu atlet angkat berat Konawe, Aspar. (Foto: Kliknesia.id).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Sekda Konawe atau Sekda Dr. Ferdinand menyebut ada kesalahan komunikasi antara pimpinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konawe dengan para atlet.

Hal itu terkait pembayaran bonus kepada atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV di Buton dan Baubau beberapa waktu lalu.

Ferdinand mengatakan, sebelumnya Pemda dan DPRD Konawe menganggarkan Rp 4,25 miliar untuk Kabupaten Konawe.

“Persoalan terkait bonus yang belum dibayar adalah putusnya hubungan KONI dengan para atlet,” kata Ferdinand, Jumat (24/2/2023).

Ia menambahkan, bonus peraih medali kali ini tidak bisa langsung dibayarkan. Mungkin, kata dia, pembayaran bonus akan dianggarkan dalam APBD Perubahan.

Selain itu, Ferdinand menyebut pihaknya dan DPRD Konawe sebelumnya menggunakan anggaran Rp 4,25 miliar, termasuk bonus atlet.

“Mengingat olahraga yang diprioritaskan memiliki potensi untuk meraih medali,” ujarnya.

Ferdinand pun mengungkapkan, pihaknya masih belum mengetahui berapa nilai bonus para atlet tersebut.

Pasalnya, pihaknya juga belum mendapat laporan resmi dari KONI Konawel. Sementara itu, Aspar, salah satu atlet angkat besi, mengatakan dirinya dan para atlet angkat besi dijanjikan bonus Rp 20 juta untuk medali emas, Rp 15 juta untuk medali perak, dan Rp 5 juta untuk medali perunggu.

“Instruksi pengelola toko merupakan hasil keputusan KONI, Dispora dan pengelola toko,” kata Aspar.

Aspar berharap bonus atlet bisa dibayarkan seperti yang dijanjikan sebelumnya.

Pelapasan kontingen Konawe untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XIV Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Buton dan Kota Baubau. (Foto: Kliknesia.id).

Sebelumnya diberitakan, bonus bagi atlet berprestasi Konawe akan dibayarkan bersamaan dengan perubahan anggaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Hal itu diungkapkan Presiden Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konawe Cici Ita Ristianty saat dikonfirmasi, Kamis (23/2/2023).

Para atlet meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulawesa) (Porprov) XIV di Kabupaten Buton dan Kota Baubau pada 26 November hingga 3 Desember 2022.

“Dianggarkan untuk perubahan anggaran. Sekitar bulan September,” kata Cici kepada Kliknesia.id

Ia menambahkan, total anggaran bonus atlet ini sekitar Rp 2,6 miliar untuk semua cabang olahraga (cabor). Sebelumnya, Cici mengakui bonus atlet dijadwalkan dibayarkan pada Maret 2023.

Namun anggaran untuk bonus atlet ini bukan anggaran.

FYI, ada video atlet bernama Aspar yang merupakan atlet angkat besi Konawe mempersoalkan pembayaran bonus atlet.

Dalam video tersebut, Aspar berharap agar bonus para atlet bisa segera dibayarkan. (*)

Artikel ini sebelumnya telah tayang di website kliknesia.id dengan judul ‘Soal Pembayaran Bonus Atlet, Sekda Ferdinand Sebut Ada Miskomunikasi Pengurus KONI dan Atlet’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *