Utama  

Warga yang Tenggelam di Sungai Ameroro Konawe Ditemukan Meninggal Dunia 500 Meter Dari Lokasi

Tim rescue gabungan saat melakukan evakuasi terhadap Badaruddin (49) warga Desa Rawua, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe yang dua hari tenggelam di Sungai Ameroro, Senin (3/4/2023). (Foto: Istimewa).

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Seorang warga Desa Rawua, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe bernama Badaruddin (49) yang tenggelam di Sungai Ameroro ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Senin (3/4/2023) dini hari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Rudi mengatakan, pihaknya menerima informasi sekira pukul 00:01 WITA dari keluarga korban.

“Terima informasi dari keluarga korban yang melaporkan penemuan korban ditepi sungai dalam keadaan meninggal dunia,” kata Rudi.

Ia menambahkan, korban ditemukan sekitar 500 meter arah utara- timur laut dari lokasi kejadian.

“Selanjutnya korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan diserahterimakan kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Rudi menjelaskan, dengan ditemukannya korban, Ops SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang terseret arus dan tenggelam di sungai ameroro Desa Rawua dinyatakan selesai dan ditutup.

Seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Rudi juga mengucapkan, unsur yang terlibat dalam operasi ini rescuer KPP Kendari, Polres Konawe, Polsek Lambuya, Babinsa Anggopiu.

BPBD Konawe, Damkar Konawe, UKM SAR UHO, SAR Hidayatullah, KPA Lingkar Konawe, Scout Adventure, masyarakat sekitar serta keluarga Korban.

Pencarian Korban Dibagi Tiga Kelompok

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Rudi mengatakan, pencarian hari kedua ini tim gabungan dibagi tiga untuk melakukan pencarian.

Tim 1 terdiri dari Tim Rescue KPP Kendari, Babinsa Anggopiu dan UKM SAR UHO melakukan penyisiran dari LKP hingga bendungan sejauh 3,5 KM dengan menggunakan Rubberboat.

Tim 2 terdiri dari BPBD Konawe, Polres Konawe dan Damkar Konawe melakukan penyisiran disekitar bendungan dengan menggunakan perahu fiber dan longboat.

Tim 3 terdiri dari masyarakat dan keluarga korban menyisir dipinggiran sungai dari lokasi kejadian hingga bendungan sejauh 3,5 KM.

“Hingga memasuki pukul 17:15 WITA, pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan hasil nihil,” kata Rudi.

Kronologi

Sebelumnya, Badaruddin pada Sabtu (1/3/2023) pagi hari keluar dari rumah untuk melakukan kegiatan rutin berkebun.

Korban menuju kebun dengan menyeberangi sungai sekira pukul 07:00 WITA.

Pada saat menyebrangi sungai, korban terseret arus sungai dan tenggelam. (*)