Sultra  

Istri Gerebek Suami Selingkuh, Dua Oknum Guru PPPK Konawe Diduga Berzina

Avatar photo
seorang istri saat membuat laporan polisi terkait kasus perselingkuhan dan perzinaan suaminya

KLIKSULTRA.ID, KONAWE – ​Dugaan perselingkuhan dua oknum guru PPPK salah satu SMA Negeri di Kabupaten Konawe kini menjadi sorotan publik. Seorang perempuan bernama AI memergoki suaminya bersama rekan kerja wanitanya di rumah mertua pada Senin malam, 18 Mei 2026. Peristiwa ini terjadi di salah satu desa di Kecamatan Lambuya.

​AI mengungkapkan, kecurigaan terhadap hubungan keduanya sebenarnya telah lama muncul. Ia menyebut suaminya yang berinisial IS diduga memiliki kedekatan khusus dengan rekan kerja perempuan berinisial WA. Hubungan tersebut diduga bermula sejak keduanya terlibat dalam pengelolaan dana BOS sekolah.

​“Awalnya saya hanya curiga karena mereka terlalu sering berkomunikasi. Saya pernah menemukan chat mereka yang ada kata sayangnya dan waktu itu sempat diakui, tetapi alasannya hanya khilaf dan disebut sebatas komunikasi biasa,” ujar AI kepada wartawan.

​Kecurigaan tersebut memuncak pada malam kejadian. AI melihat sepeda motor milik WA terparkir di rumah mertuanya di Kecamatan Lambuya. Ia memilih menunggu di sekitar lokasi karena merasa ada hal yang tidak wajar.

​“Saya tunggu lebih dari dua jam. Setelah lampu kamar dimatikan, saya mulai merekam video karena curiga mereka berada di dalam kamar,” katanya.

​AI yang sering disapa Yuyun mendapati keduanya sedang melakukan hubungan terlarang. Ia langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Konawe untuk diproses lebih lanjut.

​Yuyun mengaku sangat kecewa atas perbuatan suaminya dan WA.

​“Saya sangat kecewa. Terlebih mereka melakukan perbuatan itu di rumah mertua saya, di kamar tempat saya biasa tidur. Bahkan dalam rumah itu masih ada mertua saya, yang membuat saya semakin kecewa karena terkesan membiarkan perbuatan tercela tersebut,” ungkapnya.

​Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan aparatur PPPK yang berprofesi sebagai tenaga pendidik di SMA Negeri di Konawe. Yuyun berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan perhatian serius terkait dugaan pelanggaran etik kedua oknum guru tersebut.

​Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun pihak sekolah terkait dugaan perselingkuhan tersebut. (*)