KLIKSULTRA.ID, KONAWE – Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. resmi membuka Festival Wisata Bahari Bersahaja dan Kemah Bakti 2026 di Pantai Tanjung Lalimbue, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Jumat (28/8/2026). Kegiatan pariwisata dan bakti sosial ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.
Pemerintah Kabupaten Konawe menggelar agenda ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Pemilihan kawasan pesisir Kapoiala ditujukan untuk mempromosikan potensi wisata lokal sekaligus memperkuat kepedulian lingkungan warga.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. menyampaikan apresiasi atas inisiasi dan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kemah bakti ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, atas inisiasi dari Wakil Bupati Konawe. Kegiatan luar biasa ini menjadi sarana untuk mempromosikan destinasi wisata Desa Lalimbue ke ruang digital. Pemilihan kawasan pesisir mulai dari Pantai Lalimbue, Tombawatu, hingga Batu Gong sebagai lokasi Kemah Bakti Bersahaja tentu bukan tanpa alasan. Wilayah ini merupakan benteng ekologis sekaligus pusat potensi ekonomi bahari yang dimiliki Kabupaten Konawe,” ujar Yusran Akbar.
Ia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian kawasan pesisir Konawe yang kaya akan potensi ekonomi dan ekologi.
“Selama pelaksanaan ini tentunya banyak hal-hal positif yang akan kita lakukan mulai dari kegiatan sosial, tentunya untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat dan pelayanan kepada masyarakat kita supaya kita pemerintah lebih dekat lagi dengan warga. Kedua, kepedulian kita terhadap lingkungan pesisir. Ketiga, edukasi dan kesiapsiagaan bencana, ini hal-hal yang bisa positif untuk kita semua. Selanjutnya tadi ada bazar UMKM dan pasar murah akan terus dilaksanakan,” lanjutnya.
Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan sosial, pelayanan publik, edukasi kebencanaan, bazar UMKM, hingga pasar murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

“Selanjutnya kegiatan ini banyak kegiatan olahraga dan seni nantinya akan memupuk kebersamaan kita semua seperti perlombaan voly, tarik tambang, festival layang-layang, penarikan jala ikan, festival bakar ikan, hingga lulo bersama untuk mempererat kebersamaan kita. Saya harap bapak/ibu setelah perkemahan jangan mi lagi baku bombe, ini tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi kita. Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap panitia pelaksana, saya bangga sekali ternyata persiapannya sangat matang,” tambah Yusran.
Pemerintah daerah berharap ajang perlombaan tradisional dan kesenian ini dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga lintas kecamatan di wilayah pesisir.
“Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kecamatan Kapoiala, Anggalomoare, Morosi, Sampara, Soropia, dan Bondoala, serta Kwarcab Pramuka Konawe, Dinas Pariwisata, DLH, Dispora, dan seluruh sponsor yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” tutupnya.
Untuk diketahui, Festival Wisata Bahari Bersahaja ini rencananya bakal dijadikan agenda tahunan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Konawe yang berkolaborasi dengan Kwarcab Pramuka Kabupaten Konawe.
Penetapan Festival Wisata Bahari Bersahaja sebagai agenda tahunan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Konawe memberikan manfaat strategis yang berkelanjutan bagi daerah.
Dari sektor ekonomi, kegiatan ini menjadi wadah promosi rutin yang menjamin peningkatkan pendapatan pelaku UMKM lokal melalui gelaran bazar dan pasar murah. Selain itu, penetapan agenda tahunan ini memperkuat branding destinasi pesisir seperti Pantai Tanjung Lalimbue, Tombawatu, dan Batu Gong agar semakin dikenal luas di tingkat nasional hingga ruang digital.

Langkah ini juga membawa dampak positif bagi pelestarian lingkungan dan keselamatan warga sekaligus menjadi ruang pelayanan publik yang mendekatkan pemerintah daerah dengan warga setempat. (**)










